Pengamat: Tidak Mungkin Bandara Soetta Dijual

JAKARTA, ADATERUS.COM- Isu yang sempat menghebohkan lantaran Bandara Internasional Soekarno-Hatta bakal dijual oleh negara kepada asing ternyata terbantakan, Pemerintah melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun telah membantahnya. Isu ini pun mendapat tanggapan dari pengamat. Seperti disampaikan oleh pakar transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno. Menurutnya sangat jauh bahkan kecil kemungkinan Bandara yang memiliki kode IATA CGK tersebut dijual kepada pihak asing.

“Sangat kecil kemungkinan dijual” kata dia saat di hubungi, Minggu malam (12/11). 

Dalam hal ini, Pemerintah melakukan bentuk kerjasama pemanfaatan barang milik negara (aset) dan kerjasama operasional dalam jangka waktu tertentu, sehingga tidak ada penjualan aset atau pengalihan aset negara dalam kerjasama tersebut. “Itu bukan Soetta tetapi Bandara yang dikelola oleh Pemerintah. Agar tidak membebani APBN dan biar mandiri dan lebih profesional pengelolaanya” pungkas Djoko. 

Menurutnya, dalam menyikapi isu yang beredar, Kemenhub fokus saja dengan meningkatkan pelayanan-pelayanan terhadap Bandara yang ada di seluruh Indonesia.  “Tidak perlu diklarifikasi, yang penting tingkatkan pelayanan” 

Terpisah, Pengamat Transportasi Danang Parikesit menilai, publik sering kali keliru memahami bahwa kerjasama Pemerintah dengan swasta yang dijual adalah ‘aset’ nya, padahal bukan itu.  “Adalah konsesinya atau hak pengusahaan nya, bukan asetnya. Banyak yang salah pengertian disini” kata dia. 

Terlebih, lanjut dia kadang Pemerintah sering kali kurang tepat dalam menyampaikan interpretasi Undang-Undang kepada publik.”Kalau aset infrastruktur yang dijual, saya kira pemerintah salah menterjemahkan UU” demikian Danang. (DAM)