Panglima TNI: Indonesia Butuh Pemimpin yang Menjaga Persatuan dan Kesatuan

JAKARTA, ADATERUS.COM- Tantangan Indonesia ke depan dinilai semakin berat dan nyata. Olehkarenanya perlu penyiapan para pemuda untuk menjadi kader-kader pemimpin yang dibekali ilmu dan sikap mental yang nasionalis. Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.

Menurutnya kaderisasi kepemimpinan merupakan proses mempersiapkan seseorang menjadi pemimpin penganti di masa depan yang akan memikul tanggung jawab penting dan besar dalam memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia ke depan. “Penyelenggaran Akademi Bela Negara merupakan suatu langkah yang tepat, guna penyiapan kaderisasi pemimpin,” kata Gatot di Jakarta, kemarin.

Jenderal yang dinilai layak menjadi capres ini mempunyai kriteria pemimpin yang dibutuhkan Indonesia. Kata dia, Indonesia butuh pemimpin yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia adalah bangsa yang dari dulu menjaga persatuan dan bergotong royong. “Untuk itu, jiwa individualis harus dikesampingkan dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan kelompok atau golongan,” tegasnya.

Panglima TNI menekankan perubahan harus dilakukan dari sekarang yang dimulai dari diri sendiri, lingkungan dan pada lingkup yang lebih luas yakni Negara Republik Indonesia. Perlu tekad kuat yang dilandasi keyakinan dan optimisme untuk memperbaiki kondisi yang ada. “Saya berharap impian ini menjadi kenyataan mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.(OTK)