Pertemuan Jokowi-SBY, Isyarat AHY Masuk Kabinet?

JAKARTA, ADATERUS.COM- Pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (27/10) semakin menguatkan isu Agus Harimukiti Yudhoyono (AHY) masuk kabinet.

Sebelumnya beredar kabar jika Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet setelah melewati masa kerja tiga tahun. Reshuffle disisa masa jabatannya ini sebuah keharusan untuk menggerakan roda pemerintahannya yang banyak menuai kritik dari berbagai kalangan.

Nama AHY pun digadang-gadang akan mengisi salah satu posisi menteri. Mungkin, pertemuan SBY-Jokowi ini adalah langkah awal melunaknya Partai Demokrat ke Pemerintahan Jokowi-JK.

Namun kabar tersebut dibantah oleh pihak istana. Juru Bicara Presiden, Johan Budi SP mengatakan, pertemuan kedua tokoh ini hanya berdua saja, alias empat mata tanpa ada yang mendampingi. Ada beberapa topik yang dibahas. Pertemuan berlangsung selama 1 jam.

“Ada beberapa topik yang dibicarakan. Jadi sebetulnya ini pertemuan silaturahmi, mengenai persoalan-persoalan kebangsaan kekinian lah,” kata Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/10).

Salah satu topik yakni mengenai Perppu Ormas yang kini sudah disahkan menjadi Undang-undang (UU) oleh DPR. Selain Perppu Ormas, keduanya juga membahas mengenai situasi terkini bangsa dan negara. “Selain Perppu Ormas juga tadi disinggung berkaitan dengan situasi dan kondisi politik dan ekonomi bangsa ini,” kata Johan.

Dikatakan Johan, Pertemuan empat mata tersebut berlangsung sekitar satu jam. “Diselingi dengan suguhan teh dan kue di beranda itu,” kata Johan.

Namun, saat ditanya mengenai detil pembicaraan keduanya, Johan tidak bisa menjelaskan. Sebab dia tidak ikut dalam pertemuan tersebut. Meski demikian, Johan menegaskan pertemuan itu berlangsung santai dan akrab.

“Tadi saya konfirmasi juga ke Pak Mensesneg, ternyata Pak Menseneg juga tidak ikut. Jadi pertemuan ini memang berlangsung secara santai, secara akrab, empat mata,” tandasnya.