HUT Ke-72 TNI, Panglima Bicara Masa Reformasi hingga Kini

JAKARTA, ADATERUS.COM – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut perayaan hari ulang tahun TNI tahun ini sebagai perayaan yang spesial. Gatot ingin menunjukkan, dalam HUT ke-72 tahun ini, TNI bersama rakyat.

“Untuk hari ulang tahun ini, bagi saya spesial karena masa jabatan saya secara administrasi tinggal 6 bulan lagi. Yang lain merupakan pertanggungjawaban kepada masyarakat dan pada pimpinan saya, yaitu Presiden Republik Indonesia,” ucap Gatot dalam wawancara yang disiarkan CNN Indonesia TV, Rabu (4/10/2017).

Gatot ingin menunjukkan sejauh mana alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kemampuan TNI saat ini. Gatot juga mengatakan TNI lahir dari perjuangan rakyat.

“Sejauh mana alutsista, profesionalitas, harus saya perlihatkan, ini lo,” ucap Gatot.

Gatot juga berbicara tentang awal lahir TNI hingga saat ini. Gatot menyinggung tentang peran TNI sebelum era Reformasi yang dianggap superpower.

“Sebelum Reformasi TNI superpower, dwifungsi segala ada, seluruh lini kehidupan. Namanya Reformasi, begitu ada ketetapan, tentunya tertatih-tatih, kurang-lebih 20 tahun yang tadinya TNI institusi dibenci oleh rakyat saat itu, ditakuti dan dibenci, Panglima yang berjuang bersama, kita evaluasi, menemukan jati diri kembali. TNI dari rakyat berjuang bersama rakyat kembali untuk rakyat,” kata Gatot.

Gatot pun menyebut saat ini TNI memiliki kepercayaan tinggi dari rakyat. Namun hal itu, menurut Gatot, adalah hal sulit karena harus dipertahankan. Oleh sebab itu, Gatot mengatakan TNI harus selalu ‘becermin’.

“Harus dijaga, cermin yang paling bagus ya media, tidak ada yang sempurna,” kata Gatot.
(dhn/fdn)

Sumber: Detik.com