Siapa Penggantinya, Gatot Nurmantyo Serahkan Sepenuhya Kepada Presiden

JAKARTA, ADATERUS.COM- Meski Panglima TNI, Gatot Nurmantyo baru akan pension bulan Maret 2018, namun sejumlah pihak sudah mulai memunculkan siapa sosok yang akan menjadi orang nomor satu di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tiga tokoh TNI pun digadang-gadang akan melanjutkan tongkat estafet Gatot Nurmantyo.

Tiga nama yang digadang-gadang adalah Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto.

Diketahui sesuai Pasal 13 ayat 4 Undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia menyebutkan bahwa jabatan Panglima TNI bisa dijabat bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan. Syaratnya Panglima TNI adalah perwira tinggi yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Lantas Presiden Joko Widodo akan memilih Perwira dari mana? Apakah TNI AL, AD atau AU yang sejak jaman SBY belum pernah perwira terbaiknya menjabat sebagai Panglima TNI. Saat ditanyakan kepada Jenderal Gatot, dirinya tidak mengetahui siapa nanti penggantinya. Karena, ia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

“Itu hak prerogatif Presiden. Presiden lebih tahu, Presiden perlu pembantu Panglima TNI sesuai ancaman dan tantangan ke depan. Nggak ada yang lebih tahu dari Presiden, toh Presiden yang menggunakan, kok,” ucap Gatot saat ditemui di Secapa AD, Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, kemarin.

Menurut Gatot, pergantian Panglima TNI sudah diatur. Setiap Panglima TNI, kata dia, merupakan eks kepala staf. “Yang jadi Panglima TNI itu saya pastikan pernah menjabat kepala staf angkatan,” kata dia.

Bergantinya Panglima TNI, sambung Gatot, tidak akan mengganggu program kerja yang selama ini sudah dirancang. Sebab, para calon, yang merupakan eks kepala staf, sudah satu visi dan misi seperti yang selama ini ia jalani sebagai Panglima.

“Pasti tahu visi dan misi saya, karena visi-misi bukan visi-misi Gatot, tapi TNI. Itu tercatat semuanya. Jadi, kalau diajarin, pasti jalan semua, tuh,” katanya.

Isu pergantian Panglima TNI pun sudah mulai ramai dibahas di DPR, baik Ketua Komisi I maupun anggota ramai-ramai meminta agar Presiden Jokowi segera mengusulkan nama calon Panglima sebelum memasuki masa reses Desember-Januari.