Angin Kencang, Petir dan Hujan Deras Bakal Kepung Jakarta. Waspada, Masyarakat Jangan Berteduh di Bawah Pohon

JAKARTA, ADATERUS.COM- Angin kencang dan hujan deras diprediksi masih menghantui sebagian wilayah Indonesia. Soalnya, pasca siklon tropis Cempaka yang menerjang wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogja kini muncul siklon tropis Dahlia yang akan mengancam wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Dikutip dari akun Twitter @InfoBMKG posisi siklon tropis Dahlia pada hari ini berada di perairan Samudera Hindia Barat Daya Jakarta (475 Km Barat Daya Jakarta) dengan kecepatan angina maksimun mencapai 65 Km/Jam. Bergerak ke arah Tenggara dengan kecepatan gerak 13Km/jam.

Diprediksi dalam 24 jam ke depan (Jumat, 1 Desember 2017 pukul 07.00 WIB) posisi siklon tropis Dahlia berada di Samudera Hindia sebelah Selatan Tenggara Jakarta (555 Km sebelah Selatan Tenggara Jakarta) dengan kecepatan angin maksimum 95 Km/jam dan bergerak ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Siklon tropis Dahlia memiliki dampak seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten bagian Selatan, DKI Jakarta, dan Jawa Barat Bagian Selatan. Angin kencang >20 knot di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten bagian Selatan, dan Jawa Barat bagian Selatan

BMKG juga meminta masyarakat waspada potensi genangan, banjir, ataupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat. Terutama di daerah rawan banjir, longsor, daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.

Siklon tropis Dahlia juga menyebabkan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4,0 meter di perairan Barat Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, dan perairan Jawa Timur. Selain itu, gelombang laut dengan tinggi 4 – 6 meter di perairan P.Enggano, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, perairan Selatan Banten hingga Jawa Tengah, Samudera Hindia Barat Lampung hingga Selatan Jawa.

Kemunculan siklon tropis dahlia ramai dibicarakan warganet, hal tersebut tampak dari trending topic Twitter pada Kamis (30/11) siang dengan tagar #Dahlia.

Sebagian dari mereka baru menyadari siklon tropis ini dan saling mengingatkan satu sama lain untuk waspada.
@aindraku: Pantesan hari ini di Bandung anginnya besar. Rupanya ada SIKLON DAHLIA. Waspadalah… Waspadalah.

@gulagarembata: Hujannya rata dan intesitasnya kadang tinggi, rendah, tinggi lagi.. nggak stabil. Dampak siklon cempaka. Gua liat berita, masih ada siklon Dahlia, guys. Kudu baik2 jaga badan biar gak gampang sakit.

@AntoSuhendar1: Usai Siklon Tropis Cempaka, kini berganti Siklon Tropis Dahlia yang menyebabkan hujan sedang hingga lebat di wilayah.

@wuwulayu: Waspada Cuaca Buruk, Jaga Kesehatan Saat Badai Dahlia.
@aasep20: Lagi musim badai cempaka sama dahlia. Hati2 yah kalo lagi di luar rumah nanti ketemu sama cempaka dan dahlia.

Dalam keterangannya BMKG menyebut siklon tropis “Cempaka” di Selatan Jawa telah melemah menjadi Depresi Tropis (eks-Cempaka) yang bergerak ke arah Barat Daya menjauhi perairan Indonesia. Seperti disampaikan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Disebutkan dampak dari eks-siklon tropis “Cempaka” memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia, seperti, Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Selatan Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok. Dwikorita pun menambahkan bahwa eks-siklon tropis tersebut menyebabkan angin kencang hingga 20 knots (36 km/jam) yang berpotensi di wilayah Selatan Jawa. Sementara untuk kondisi perairan, menyebabkan gelombang tinggi 2.5-4 meter di perairan Selatan Banten hingga Selatan Jawa Tengah, Samudera Hindia Selatan P. Jawa.

Sebelumnya, siklon tropis “Cempaka” mengakibatkan hujan dengan intensitas lebat di wilayah D.I. Yogyakarta dan Pacitan yang mengakibatkan banjir. Berdasarkan hasil analisis BMKG, curah hujan di D.I Yogyakarta pada 28 November 2017, 286 mm/hari, sementara di wilayah Pacitan pada 27 November, 383 mm/hari. Curah hujan yang terjadi tersebut merupakan curah hujan kategori ekstrem (> 150 mm/hari).

Sementara itu, bibit siklon tropis di Barat Daya Bengkulu mengalami peningkatan kekuatan menjadi siklon tropis pada pukul 19.00 WIB dengan nama SIKLON TROPIS “DAHLIA” berada pada posisi 8.2 LS dan 100.8 BT (sekitar 470 km sebelah Selatan Bengkulu) dengan pergerakkan ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Lahirnya siklon tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat/ petir di beberapa wilayah di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan seperti, Hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan.

Angin kencang > 20 knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 – 4.0 meter di Perairan Kep. Nias, Perairan Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai.

Gelombang laut dengan tinggi 4.0 – 6.0 meter di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Banten.

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG menghimbau kepada masyarakat agar Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.

Waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame/baliho tumbang/roboh serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil. Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir. Waspada peningkatan ketinggian gelombang laut yang > 2.5 meter.