Gara-gara Postingannya di Like Orang, Suami Hajar Istri Sampai Babak Belur

ADATERUS.COM- Hanya gara-gara postingan dan mendapat like dari rekan-rekannya pria di Uruguay ini tega memukul istrinya sampai babak belur. Bahkan, si istri harus rela di sandera oleh suaminya di rumah dan tidak boleh keluar.

Korban Adolfina Camelli Ortigoza (21) berhasil diselamatkan pekan lalu setelah ditahan di rumahnya oleh suaminya Pedro Heriberto Galeano. Sang suami cemburu karena istrinya mendapat like di Facebook. Seperti Dilansir Mirror, Rabu (29/11) Sang istri harus menjalani operasi rekonstruksi di wajahnya, lantaran pukulan-pukulan yang ia terima.

Wajahnya dikatakan benar-benar cacat akibat serangkaian serangan brutal. Kemarin pengacara wanita tersebut mengklaim bahwa Galeano, 32, akan menjadi orang yang kejam saat orang menyukai foto yang diunggah istrinya di Facebook.

Dia mulai memukulinya setiap kali salah satu temannya di media sosial bereaksi terhadap salah satu postingannya. Galeano kemudian mengambil alih halaman Facebooknya, di mana dia akan memposting foto dirinya, dan terus meninju dan menendangnya untuk setiap like tulisan yang diterima sang istri.

Pengacara Arnaldo Martinez menceritakan bagaimana Ms Ortigoza, dari Nemby di dekat Asuncion, Uruguay, akan takut jika ada pemberitahuan di Facebook yang mengatakan bahwa seseorang telah bereaksi atau berkomentar mengenai sebuah postingannya Facebook.

Teman-temannya mengaku tidak tahu bahwa setiap kali mereka memberi reaksi, seperti like dan emoticon yang ramah, dia akan dipukuli dengan brutal. “Mulutnya hancur, dia sangat rusak, kulitnya menggantung karena pukulannya,” ucap pengacara korban.

Suaminya mengendalikan situs jejaring sosial korban, dia mengendalikan pesan dan foto, dan untuk setiap like yang dia dapatkan dari teman-temannya, wanita tersebut mendapat pemukulan karena dia menuduhnya menjalin hubungan dengan mereka.

Martinez mengatakan bahwa dia hanya tidak kehilangan giginya karena dia akan menaruh kain di mulutnya sehingga dia tidak akan menjerit selama pemukulan brutal yang dia derita setiap hari.

Ayah pria tersebut akhirnya melaporkan anak laki-lakinya ke polisi setelah dia yakin wanita tersebut akan meninggal setelah serangan terakhir, menurut laporan.Ortigoza begitu rusak akibat kekerasan yang tidak dapat dia ketahui setelah menunjukkan foto dirinya setelah dipukuli. Dia menjalani operasi rekonstruksi dari septum, bibir, dan hidung. Galeano ditangkap dan didakwa dengan usaha pembunuhan, perampasan kebebasan, kejahatan yang membawa hukuman maksimal 30 tahun penjara untuknya.