Di Papua dan Ambon, Panglima Minta TNI Polri Netral di Pilkada 2018

AMBON, ADATERUS.COM- Dalam rangkian pemberian penghargaan kepada prajurit TNI yang berhasil membebaskan sandera dari tangan Gerakan Separatis Bersenjata di Papua, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo juga melakukan pengarahan kepada TNI Polri di Papua dan Ambon.

Dalam arahannya Gatot meminta TNI Polri Neteral di Pilkada 2018 mendatang. Jangan sampai TNI maupun Polri jadi alat dalam berpolitik. “Saya ingatkan tahun depan adalah tahun politik, saya minta TNI maupun Polri jangan mau ditarik-tarik ke politik. Saya minta neteral dan menjaga kondisi agar aman,” kata Gatot di Tapal Kuda Ambon, Kemarin.

Gatot juga meminta agar waspada karena potensi konflik atau gesekan di Pilkada mendatang sangat tinggi. Dan tentunya masyarakat berharap kepada TNI Polri. Maka TNI Polri harus menjadi penengah. “Syaratnya TNI maupun polisi netral jika sudah masuk pendaftaran calon. Karena TNI Polri adalah tonggak kesatuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Bahkan Gatot pun meminta agar TNI Polri mampu mempetakan mana wilayah yang terindikasi terjadinya konflik. Gatot akan menugaskan Pangdam dan jajarannya untuk mempetakan daerah-daerah mana saja yang wilayah konflik.

“Sejak awal harus tahu siapa saja tokoh masyarakat di wilayah tersebut. Sehingga, jika terjadi konflik bisa tahu penyebabnya dan biasa menetralisir melalui para tokoh masyarakat tersebut,” ujarnya.