Menhub: Sudah 10 Ribu Kendaraan Ikut Uji KIR

JAKARTA, ADATERUS.COM- Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi terus mendorong kendaraan yang digunakan untuk transportasi online untuk melakukan uji Kir. Sampai saat ini menurut Budi Karya untuk kawasan Jakarta, kendaraan yang telah mengikuti uji Kir sudah mencapai 10 ribu unit.

Kendaraan tersebut ada yang melakukan uji kir di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UP PKB) atau pun milik swasta yang dikoordinir ageng pemegang mereka (APM).”Yang sudah 10.000 kendaraan untuk di Jakarta saja. Dan yang di DKI saja. Ada juga yang swasta,” ucap Budi Karya, di UP PKB Pulo Gadung, Minggu (5/11).

Budi pun mengapresiasi operator transportasi online yang ada di Indonesia yaitu Uber, Grab dan Go-Car yang mendorong para pengemudinya untuk telah melakukan uji kir. “Sudah dilakukan baik oleh uber dan pemerintah DKI, grab juga sudah melakukan banyak, selain itu juga taksi konvensional yang lain diharuskan,” ucap Budi Karya.

Menurut Menhub, KIR adalah satu kewajiban dari kendaraan komersial yang akan melakukan kegiatan. Kir adalah bagian yang harus dipenuhi karena ini berkaitan dengan safety.

“Oleh karenanya, dalam kesempatan ini sudah dilakukan baik oleh Uber dan pemerintah DKI. Saya dengar Grab juga mau. Saya imbau juga Grab harus ikut. Selain itu juga taksi-taksi konvensional yang lain diharuskan (ikut uji kelayakan),” ujarnya.

Untuk fasilitas uji kelayakan, Budi mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta sebagai penyedia UP PKB. Meski begitu, Budi berharap dari swasta pun turut membantu untuk pengadaan fasilitas uji kelayakan kendaraan agar mempercepat proses uji kir.

“Kalau saya lihat apa yang dilakukan (Pemprov) DKI sudah baik, tapi memang jumlah (sarana uji kir)-nya perlu ditingkatkan. Kita tidak hanya mengandalkan DKI saja, kita minta juga swasta atau pemegang merk untuk melakukan (pengadaan sarana uji kir). Karena dengan begitu prosesnya akan cepat. Semakin banyak semakin baik,” tuturnya.

Sementara itu, Rizki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, menuturkan Grab akan terus mendorong para mitranya untuk melakukan uji KIR guna keselamatan saat beroperasi. “Kan ada di UU juga, sehingga kita dukung, saat ini jumlah armada grab yang sudah mengikuti kir di Jakarta adalah yang terbesar. Ada 9.500-an dari grab yang sudah di DKI Jakarta,” ungkap Ridzki.