Ingat… Hanya Ada Dua Vaksin Halal di Indonesia

JAKARTA, ADATERUS.COM- Maraknya peredaran vaksin di Indonesia dan disebarluaskan secara terbuka padahal belum ada label halal mendapat perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia. Karena berdasarkan catatan MUI, hanya ada dua vaksin yang sudah dilabeli halal oleh MUI.

Disampaikan oleh Ketua Komisi Fatwa MUI, Hassnudin AF pemerintah diminta serius menyikapi fakta tersebut. Karena saat ini banyak keresahaan warga terkait munculnya vaksin yang belum dinyatakan halal oleh MUI seperti vaksin Measles Rubella (MR). MUI tegas meminta kepada pemerintah dalam mengeluarkan produk obat-obatan maupun vaksin harus menggunakan bahan yang halal.

“Solusi ya tentu pemerintah harus menyikapi hal ini. Karena sudah jelas undang- undang produk halal jelas. Setiap obat-obatan termasuk vaksin harus menyertakan bahan-bahan yang halal, tidak boleh ada unsur yang haram,” kata Hassanudin saat menerima kunjungan komunitas halal di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Dari data yang dimiliki MUI, terang Hasanudin, saat ini di Indonesia baru dua vaksin yang telah mendapatkan label halal dari MUI. Dua vaksin itu yakni, flu dan meningitis.”Di Indonesia baru 2 vaksin yang halal. Hanya flu dengan meningitis,” ucapnya.

Meski demikian, MUI menilai vaksinasi tetap boleh dilakukan dalam keadaan genting dan darurat. Kondisi genting yang dimaksudkan, apabila tanpa diberi vaksin penyakit bisa berkembang pesat bahkan mengakibatkan kematian.

“Kalau dalam keadaan darurat, pada dasarnya vaksinasi itu boleh bahkan menjadi wajib. Tidak hanya boleh, kalau semisal tanpa vaksinasi dan imunisasi sebuah penyakit menjadi berat dan bahkan bisa berujung kematian,” tutupnya.(OTK)